Skip to main content

Lenovo Explorer VR Headset, Bersaing Ketat dengan Oculus Rift dan HTC Vive


Dari hari ke hari, teknologi virtual reality (VR) semakin menonjol. Kini banyak hadir di berbagai aspek kehidupan, mulai profesi arsitek yang kini sudah dipermudah dengan virtual reality, hingga yang cukup umum menggunakan teknologi ini, tidak lain adalah video game.

Membahas virtual reality tentu familiar dengan Oculus Rift, yang mendongkrak kancah realita maya melalui program Kickstarter pada tahun 2012 lalu. Tapi, selain Oculus Rift, ada “penantang” lain yang ingin bersaing ke dunia virtual reality ini.

Adalah Lenovo, dengan VR headset-nya yang bernama Explorer, yang diumumkan melalui blog resminya pada akhir Agustus 2017, perangkat headwear yang mampu membawa kamu ke dunia maya menggunakan teknologi Windows Mixed Reality.

Bisa digunakan dengan persiapan yang simpel

Banyak dari perangkat VR membutuhkan setup atau persiapan yang cukup rumit, melibatkan banyak instalasi yang justru kontradiktif dengan prinsip teknologi VR yang bertujuan untuk membuka dunia baru untuk diakses dengan mudah.

VR headset Lenovo Explorer memanfaatkan peluang ini dengan sistem plug and play. Jika kamu sudah memilikinya, cukup menyambungkan kabel USB dan HDMI, kemudian VR headset ini siap digunakan.

Dengan dukungan Windows Mixed Reality

Lenovo Explorer didukung oleh Windows Mixed Reality. Ini berarti kamu bisa mengakses beragam program dan game yang didesain khusus untuk virtual reality yang ada di Windows Store atau Xbox Live.

Pilihan game seperti SUPERHOT, Skyworld, Free the Night, hingga simulasi klasik Minecraft bisa kamu nikmati dalam resolusi tinggi 2880 x 1440 pixel. Nikmati akses hingga lebih dari 20 ribu program dan game, juga konten hiburan secara imersif melalui lensa realita maya Lenovo Explorer.

Gerakan lebih leluasa untuk nikmati game aksi

Lenovo Explorer VR headset memungkinkan kamu untuk bergerak bebas dalam lingkup ruang 3,5 x 3,5 meter ketika menikmati konten game maupun program VR. Berbeda dengan HTC Vive, Lenovo Explorer tidak membutuhkan sensor eksternal yang dibutuhkan untuk mendeteksi posisi dan gerakan pengguna, sebab headset-nya sendiri sudah disematkan beragam pilihan sensor untuk mendukung pengalaman yang lebih imersif, mulai proximity, gyroscope, accelerometer, dan magnetometer.

Variasi opsi kontrol, mulai joystick hingga Cortana

Dari aspek kontrol, Lenovo Explorer menawarkan beberapa opsi. Mulai dari motion controller standar, Xbox joystick, keyboard dan mouse, hingga kendali bebas sentuhan melalui asisten personal Microsoft, Cortana.

Selain fitur istimewa di atas, kamu bisa lihat juga spek lengkap dari Lenovo Explorer berikut ini:

Ukuran: 2 x 2.89"

Resolusi: 2880 x 1440

Tipe display: LCD

Lensa: FOV 110°

Refresh Rate: 90 Hz

Jenis sensor: Proximity, Gyroscope, Accelerometer, Magnetometer

Audio: 3.5 mm jack

Berat: 380 g

Ruang gerak: 3.5m x 3.5m

Konektivitas: HMDI video connection dan USB 3.0

Daya: 4 buah baterai AA

Dengan begini, platform PC memiliki satu lagi perangkat untuk mengakses konten virtual reality, bersaing ketat dengan Playstation VR dengan pilihan game-nya yang kompetitif dengan platform virtual reality lain.

Comments

Popular posts from this blog

Ini Perbedaan Tripod, Monopod, dan Stabilizer

Zaman sekarang, membuat video tidak perlu melulu mengandalkan kamera profesional. Berbagai fungsi kamera handphone (HP) saja sudah mampu menghasilkan kualitas foto dan video yang tidak kalah dengan kualitas kamera profesional. Untuk menghasilkan kualitas foto dan video yang lebih stabil, kamu juga bisa menggunakan alat bantu seperti tripod, monopod atau stabilizer. Jika digunakan untuk merekam, kamera atau HP yang digunakan untuk merekam video biasanya mengalami sedikit guncangan. Hal ini akan berpengaruh pada keseimbangan dan stabilitas gambar. Kualitas gambar yang shaky biasanya jadi masalah utama saat kamu melakukan proses editing. Maka dari itu, gunakan juga alat bantu yang bisa membuat hasil rekaman video lebih stabil. Berikut ini perbedaan tripod, monopod, dan stabilizer yang bisa kamu jadikan pertimbangan. 1. Tripod, kaki tiga penopang kamera yang stabil Seperti yang diketahui dalam dunia fotografi, tripod memang menjadi perangkat yang sangat membantu. Tripod merupakan pen...

7 Aplikasi Desain Gratis di Microsoft Store

Buat kamu yang sedang mencari alternatif aplikasi desain yang gratis, Microsoft Store menyediakan banyak pilihan. Berbeda dengan program desain mainstream seperti Adobe yang berbayar, beberapa pilihan aplikasi desain gratis di Microsoft Store bisa menjadi alternatif yang aman jika dibandingkan dengan menggunakan program yang di-crack, dengan fitur yang tak kalah menarik. Apa saja? Berikut 7 rekomendasi aplikasi desain gratis di Microsoft Store. 1. Gravit Designer – Memiliki dukungan cross platform Gravit Designer adalah pilihan software desain gratis dengan ragam fitur untuk mengedit gambar berbasis vector, seperti Adobe Illustrator. Software ini menawarkan tampilan antarmuka yang bersih dan intuitif, cocok untuk kamu yang ingin membuat konsep desain, line art, dan lain-lain. Gravit Designer menawarkan dukungan pengeditan gambar berformat .svg, juga bisa menyimpan desain buatan kamu dalam format .pdf, .svg, .png, sampai .jpg supaya bisa dibuka dengan mudah oleh siapa saja. 2. T...

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli PSP Bekas

PSP atau PlayStation Portable merupakan konsol permainan genggam besutan Sony yang nyatanya masih asyik banget untuk dimainkan. Asyiknya menggunakan PSP ini adalah bisa dimainkan di mana saja karena memang bentuknya handheld dan mudah dibawa ke mana-mana. PSP ini punya banyak model dengan fitur yang sebenarnya tidak jauh berbeda. Kalau kepengin beli PSP tapi maunya yang bekas, kamu wajib perhatikan 5 hal berikut sebelum membelinya. Dijamin, kamu bisa mendapatkan barang yang tepat sesuai keinginan. 1. Cari tahu soal model-model PSP Sony merilis PSP dalam berbagai model number, yakni a. PSP-1000: Ini merupakan perangkat pertama yang dikenalkan. PSP-1000 dirilis di Jepang pada Desember 2004 dan di Amerika Utara pada 24 Maret 2015. Dengan konsol ini, pengguna bisa memutar film dari disc tertentu, tapi dulu masih sedikit banget yang merilis film-film mereka dalam bentuk Universal Media Discs atau UMDs ini. Kemudian, PSP-1000 memungkinkan pengguna untuk bermain game secara online kare...